Zero Human Trafficking Network

Connecting People, Make the Movement Visible

Menjemput Kepulangan Empat Jenazah PMI asal Malaysia

Facebook
Twitter
LinkedIn
Penjemputan Empat Jenazah PMI

Sebanyak empat jenazah PMI non prosedural tiba di Kargo Bandara El Tari Kupang pada Sabtu (24/6/2023), pukul 12.45 WITA dan 13.00 WITA. Keempat jenazah dijemput oleh Tim Pelayanan Kargo, BP3MI dan keluarga PMI. Keempat jenazah ini berasal dari Malaka, Timur Tengah Utara (TTU), Maumere dan Sumba Barat. Sebelum di antar ke rumah duka, jenazah ini didoakan oleh Suster Laurentina, SDP.

Jenazah PMI yang diterima oleh BP3MI dan Tim Pelayanan Kargo per-Juni 2023 berjumlah 67. Jenazah yang pulang kali ini berasal dari empat wilayah bagian di NTT yang berbeda-beda. Gregorius Hala (54 tahun)  berasal dari Malaka. Berdasarkan data dari bukti catatan kematiannya di RS Changkat Melintang Perak, PMI ini dinyatakan meninggal pada 18 Juli 2023 dengan penyebab kematian akibat Coronary Artery Disease (Penyakit Arteri Koroner). Jenazah PMI kemudian langsung dibawa pada hari itu juga ke rumah duka di Malaka.

Jenazah PMI kedua yang dipulangkan adalah Teodorus Tuke (23 tahun), PMI asal Sikka. PMI ini telah meninggal pada 20 Juni 2023 dengan penyebab kematiannya komplikasi pada ginjal. Jenazah PMI ketiga yang diterima bernama Mardiana Ngongo (34 tahun) asal Lamboya, Sumba Barat dan meninggal pada 20 Juni 2023 di RS Selayang, Selangor. Penyebab kematiannya Right Middle Cerebral Artery Stroke (Stroke Arteri Serebri Tengah Kanan). Jenazah PMI keempat berasal dari TTU yaitu Yosep Lalus (43 tahun). Penyebab kematiannya akibat Septic Shock With Multi Organ Failure Secondary to Meliodosis Bacteremia (Syok Septik Dengan Kegagalan Multi Organ Sekunder akibat Bakteremia Meliodosis). PMI ini meninggal pada 19 Juni 2023 dan langsung dipulangkan ke kampung halamannya.

Sedangkan jenazah PMI asal Sikka diantar ke palabuhan Bolok untuk diberangkatkan ke Sikka. Jenazah PMI asal Sumba Barat untuk sementara berada di RSUD W. Z. Yohannes Kupang sambil menunggu jadwal kapal menuju Sumba Barat.

Hampir setiap minggu Tim Kargo dan BP3MI selalu menerima kepulangan jenazah PMI asal Malaysia. Melihat kasus-kasus PMI non procedural yang makin hari semakin banyak, mengingatkan bahwa ini adalah hal yang penting dan pemberantasan sindikat TPPO itu harus dilakukan karena merenggut banyak nyawa. (Unny)

More Posts

Sampai Mana Kasus TPPO Mariance Kabu?

Mariance Kabu (43) adalah seorang penyintas Human Trafficking yang sampai sekarang masih menunggu keadilan. Kasusnya dimulai pada 2015 saat Mariance dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan

id_IDBahasa Indonesia