Zero Human Trafficking Network

Connecting People, Make the Movement Visible

‘KITA Istitute’ Selenggarakan Literasi Anak ‘Rumah Baca KITA’ Untuk Cegah TPPO di Kalangan Anak

Facebook
Twitter
LinkedIn
(Kegiatan Literasi Anak – Wonosobo)
(Kegiatan dipusatkan di luar ruang kelas)

Sejak tahun 2018, KITA Intitute menginisiasi kegiatan Literasi Anak dengan maksud agar anak-anak sedari dini sudah diperkenalkan dengan bahaya perdagangan orang.  Kegiatan ini sebenarnya tidak bermaksud menakut-nakuti mereka. Malah sebaliknya memberikan informasi kepada anak-anak terhadap bahaya perdagangan orang dan menyadarkan mereka agar selalu waspada terdahap bujukan dan rayuan yang mengarah kepada tindak perdangan orang. Program literasi dipusatkan di desa Jengkol, Kabupatan Wonosobo, Jawa Tengah.

Anak-anak dibagikan berbagai buku untuk dibaca yang menyangkut cerita rakyat dan kearifan lokal, tentang ketrampilan dalam kerajinan tangan. Buku-buku itu dibaca sambil membuat semacam literature review dan rangkuman menyagkut judul, latar, alur dan isi buku dimaksud. Kegiatan lanjut adalah menceritakan isi buku itu kepada teman-teman mereka.

Selain buku-buku yang memuat cerita rakyat, anak-anak juga diberikan buku-buku yang memuat topik tentang wawasan kebangsaan, keberagaman dan toleransi. Tema tentang kesehatan reproduksi, pengenalan tentang perdagangan orang, kesenian dan survei sedernana juga menjadi topik yang didiskusikan di antara mereka. Mereka tidak dikurung di dalam sebuah ruang tertutup (kelas). Sebaliknya anak-anak diantar ke lingunan alam sekitar mengalami lingkungan sosialnya.

Disamping itu, anak-anak juga dibimbing dengan program peningkatan bakat sepetri menyanyi, menari, membaca puisi. Perpaduan kegiatan ini diselenggarakan agar anak-anak memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial sekitar yang berujung pada kesadaran diri tentang bahaya perdagangan orang.

Kini banyak alumni dari kegiatan literasi ini menjadi lebih mandiri, berwawasan luas dan malah meenjadi pembimbing bagi adik-adik mereka yang baru bergabung dalam program literasi Rumah Baca Kita.

More Posts

Sampai Mana Kasus TPPO Mariance Kabu?

Mariance Kabu (43) adalah seorang penyintas Human Trafficking yang sampai sekarang masih menunggu keadilan. Kasusnya dimulai pada 2015 saat Mariance dipulangkan ke Indonesia dalam keadaan

id_IDBahasa Indonesia